Bekasi Criterium 2026

Bekasi Criterium kedua telah selesai dilaksanakan (11/07). Perhelatan Kriterium Akar Rumput ini mampu menarik ratusan partisipan dari berbagai penjuru tanah air. Mulai dari Jabodetabek, Bandung, Solo, Semarang, Yogyakarta, Magelang, Serang dan kota-kota besar lainnya. Agenda tahun ini turut diramaikan oleh  Ash ( @ehrusty ) dari Singapura. Kedatangan Ash ke Bekasi membawa angin segar bagi scene grassroots criterium lokal. Feedback yang baik dari acara ini dapat menggugah adrenaline junkie dari negara lain. Belajar dari pengalaman sebelumnya, pihak panitia melakukan improvement signifikan. Mulai dari layout, yaitu penambahan paddock untuk tim dan sponsor, ambience sirkuit yang dibuat jadi lebih terang, hingga penambahan kategori balap baru seperti kelas FGFS (Fixed Gear Free Style) serta kelas Women.

Sebanyak 80 orang bergabung dalam kelas Open, 80 peserta kelas Junior, dan 7 rider kelas Women siap beradu mekanik saat mengitari parkiran P7 dan P8 Metropolitan Mall Bekasi. Sejak heat pertama dimulai, tensi sirkuit langsung memanas. Perlawanan antarpeserta menjadi suguhan yang menarik untuk penonton. Sprint di awal start, cornering indah di tiap tikungan serta adegan no-brake nubruk yang tidak terhindarkan. Sorak-sorai pengunjung menjadi metronom para peserta untuk melahap sirkuit. 7 lap untuk penyisihan junior dan women, 10 lap untuk penyisihan open, dan intensitas tertinggi berada di putaran final sebanyak 15 lap.

Beberapa meter sebelum lap ke-15 berhasil diselesaikan, Zidan Athar ( @zidanathar ) mampu mengamankan posisi 1 setelah ia tertahan di posisi 2 selama 14 lap. Tanpa komponen yang fancy dan konfigurasi yang melekat dengan kriterium, Zidan menggunakan rasio 46/17 dan wheelset teplek untuk meraih podium 1.

“Ya betul-betul ga expect, karena memang technical track kaya gini ga cuma skill yang kita punya yang diandelin, tapi mental dan kesabaran harus diutamain sih. Jujur, banyaknya support verbal maupun nonverbal bener-bener bikin gue optimis buat all out demi bisa buktiin kalo ini bukan cuman karna diri gue, tapi karna mereka semua yang ada buat gue,” ungkap Zidan seusai balapan. Ia juga menitipkan pesan hangat bagi skena lokal: “Gue berharap semua pelaku fixed gear bisa selalu terjun dalam event seperti ini biar kita bisa maju bareng-bareng dan nyatain kalau fixed gear itu versatile, gak cuma as a simple bike. Dan teruntuk para pro cyclist, kayaknya event community/grassroots ini alangkah baiknya diperkenankan untuk kita para penghobi dulu gak sih? Hahaha, but yes, bad luck never leaves, good luck always comes!”

Keseruan di arena tersebut ternyata menggema di barisan penonton. Yakurs ( @yakurss ), salah satu kawan gue yang ikut hadir ke sana, mengaku sangat puas dengan acara ini. “Pendapat gue soal Bekcrit kemarin seru parah dan dramatis. Gak expect banget ini lebih seru dari tahun lalu. More improvement sih dan pesertanya makin kompetitif. Penyelenggaranya lumayan proper sampai sponsornya pun gak main-main. Ya, marketing-nya okelah.” Setuju dengannya, Faran ( @fvaale ), salah satu track enthusiast asal Serpong, juga mengapresiasi BekCrit ‘26 ini: “Bekasi Criterium tuh salah satu event tahunan yang menurut gue ikonik banget. Asli, ada vibes balapan criterium di salah satu mal Bekasi bener-bener gak kepikiran aja buat gw. Komunitas Bekasi juga kompak banget, tim medisnya juga standby, dan panitianya friendly banget.”

Tetapi di balik riuhnya selebrasi, pengunjung juga menitipkan catatan evaluasi untuk panitia di seri mendatang. Kalau menurut Yakurss, “Jeda waktu kosong menunggu semifinal itu takes too long, mungkin bisa diisi dengan toge wortel dan kentang ‘loh?’ haha bercanda. Ya mungkin bisa ditambah real music performance sih, minimal DJ okelah biar kayak Tokyo Drift xixixi.”

Semoga evaluasi minor ini mampu membuat event berikutnya lebih baik lagi. Menutup artikel ini, dengan mengamini doa dari Farant yang berbunyi : “Hopefully, Bekasi Criterium ini bisa jadi role model buat kota-kota lain biar makin kreatif dan berani bikin event criterium atau balapan sejenis yang lebih unik lagi”.

See ya next year, Fast Riders!

Difoto oleh : Fadel Muzakki
Ditulis oleh : Fadel Muzakki

#bekasicriterium , #reportase2026 ,

Comments

2 responses to “Bekasi Criterium 2026”

  1. yakurss Avatar
    yakurss

    Oke.

    1. Fadel / Ledaf Avatar
      Fadel / Ledaf

      kok SUPPORT mas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2026 Metal and Rubber